Home / Profil / Sejarah KPPN Manado

Sejarah KPPN Manado

SEJARAH SINGKAT KPPN MANADO

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manado pada jaman kolonial adalah Centeral Kantor De Compotibilet (CKC) yang berkedudukan  di kompleks Sekolah Suster Tomohon. Setelah penyerahan kedaulatan oleh Belanda kepada Indonesia, kantor ini dinamakan Kantor Pusat Perbendaharaan (KPP) yang tetap berkedudukan di Tomohon dan pada tahun 1951 berubah menjadi Kantor Pusat Perbendaharaan Negara (KPPN) yang lokasinya dipindahkan ke kompleks Bukit Inspirasi Tomohon.

Pada zaman pergolakan PRRI/Permesta tahun 1957/1958 secara berangsur-angsur KPPN dipindahkan ke Manado dengan mengambil tempat sebagian di gedung Kantor Dewan Minahasa (Gedung Joeang) dan sebagian lagi di Kantor Percetakan Negara di Tikala Manado. Tahun 1965 KPPN berubah menjadi Kantor Bendahara Negara (KBN). Pada tahun 1970 terjadi kebakaran terhadap KPPN, sehingga sebagian dipindahkan di Jl. Bethesda No. 8 dan menempati gedung baru. Tahun 1975 terjadi peberubahan berupa pemisahan KPPN menjadi dua kantor dengan nama Kantor Perbendaharaan Negara (KPN) dan Kantor Kas Negara (KKN).

Pada tahun 1990 Kantor Kas Negara (KKN) dan Kantor Perbendaharaan Negara (KPN) digabung menjadi Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN). Seiring dengan adanya reorganisasi Departemen Keuangan pada tahun 2005, KPKN mengalami perubahan nama menjadi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Pada tanggal 30 Juli 2007 KPPN Manado menjadi KPPN Percontohan tahap I bersama dengan 17 KPPN Propinsi lainnya. KPPN Percontohan diharapkan menjadi jawaban atas reformasi di bidang pelayanan yang mengedepankan aspek kecepatan, ketepatan, transparan, serta tanpa biaya untuk mewujudkan good governance dan clean goverment.

Setelah mengalami beberapa perpindahan lokasi, KPPN manado terhitung sejak akhir bulan Maret 2012 menempati gedung baru di jalan 17 Agustus Manado. Lokasi KPPN Manado merupakan gedung bekas Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov.Sulut yang telah direhab total selama dua tahun terakhir.

Check Also

Visi dan Misi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *